Minggu, November 23, 2008

Nasionalisme

Nasionalisme
oleh : Andang R Djamaris


Tidak dapat dipungkiri, sekarang ini telah terjadi suatu kecenderungan dimana rasa nasionalisme kita, dan kebanggaan kita akan bangsa ini cenderung memudar. Apa yang menjadi cita-cita bangsa pun belum sempat tercapai, sejak manusia Indonesia tidak peduli lagi akan bangsa dan harga diri.

Bila kondisi bangsa kita telah sedemikian rupa, sulit menentukan ataupun menemukan, siapa yang bersalah atau harus bertanggung jawab atas kondisi ini. Sesungguhnya yang terpenting bukan lagi menyalahkan siapa, siapa yang salah dan siapa yang harus bertangung jawab, semua harus bertanggung jawab.

Perjuangan untuk memartabatkan bangsa Indonesia harus di mulai dengan jiwa nasionalisme yang tertanam di hati selurah rakyat Indonesia, pembangunan yang dilakukan adalah pembangunan yang berkeseimbangan antara matrialisme , moral dan spiritualisme. Yaitu pembanguan manusia Indonesia seutuhnya dengan berasaskan kepada nasionalisme yang berketuhanan sesuai dengan Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia. Nasionalisme Indonesia bertujuan menghidupkan kembali kepribadian bangsa yang harus diselaraskan dengan perubahan zaman.Ia tidak menolak kebudayaan luar,tetapi dengan menyesuaikannya dengan pandangan hidup,sistem nilai dan gambaran dunia bangsa Indonesia. Juga tidak dimaksudkan untuk mengingkari kebhinekaan (Pluralis) yang telah sedia ada sebagai realitas sosial budaya dan realitas anthropologis bangsa Indonesia.

Seakan semangat nasionalisme sebagai pilar pembangunan bangsa ini, menjadi pudar dan tidak berarti lagi dimata rakyatnya, sehingga perlu adanya elemen-elemen yang kuat dan bersinergi untuk membangun nasionalisme dalam sendi-sendi berbangsa dan bernegara.
Sinergi yang diharapkan oleh rakyat adalah sinergi yang memberikan rasa keadilan yang hakiki bagi kepentingan bangsa ini, karena sinergi antara elemen-elemen yang ada, akan menciptakan persatuan yang kokoh dan kuat dalam kerangka “bhineka tunggal ika” .

Untuk menjadi sebuah Negara yang besar dan kokoh serta bermartabat di mata dunia, maka diperlukannya komitmen dari pada seluruh komponen negara khusunya pemerintah untuk menjaga stabilitas baik politik, ekonomi dan pertahanan.
Negara yang besar adalah Negara yang mau menghargai segala arti pembangunan bagi kepentingan rakyatnya baik yang bersifat materialisme dan spiritualisme, pembangunan bangsa Indonesia selama ini hanya memfokuskan pada sisi materalisme, sehingga menimbulkan kebobrokan mental spiritual.

Oleh karena itu, pada era globalisasi ini segenap elemen bangsa Indonesia harus sanggup memahami arti sebuah kemerdekaan, yaitu kemerdekaan yang sebenarnya dan melakukan perjuangan untuk mengisi kemerdekaan ini, sebab perlu kita sadari: Indonesia adalah milik kita bersama, harta kita bersama, dan tanggung jawab kita bersama
Sebagai insan yang terlahir sebagai Bangsa Indonesia ini, adalah wajib bagi kita untuk bertanggung jawab dan turut mengambil bagian dalam memajukan bangsa dan mengedepankan kepentingan nasional guna memupuk kembali rasa nasionalisme yang telah mampu mempersatukan kita. Karena hanya lewat nasionalisme itulah sesungguhnya kebangkitan bangsa ini dapat kita mulai kembali
.

Tidak ada komentar: